<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5945138597091432875</id><updated>2012-02-16T05:56:16.968-08:00</updated><category term='Kehamilan'/><category term='Cantik dan Sehat'/><title type='text'>Anita Intan Sari</title><subtitle type='html'>Ibu rumah tangga bukan, wanita karir juga bukan.
Yang selalu ceria dan semangat belajar, demi cita-cita menjadi istri sholehah.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://anita-intan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5945138597091432875/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anita-intan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anita Intan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17347170673474338070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-PkXzFi4PH8c/TsX4OyjSxMI/AAAAAAAAAGc/zinhcmsQP3I/s220/Abi%2BAisy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5945138597091432875.post-2875228231975151918</id><published>2012-01-18T23:16:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T00:50:00.378-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Akhirnya Positif, TWIN BABY ???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah menunggu selama 2 tahun yang penuh dag dig dug irama gendang, akhirnya seminggu yang lalu muncul 2 garis di testpack. Seneng. Bingung. Aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Aneh? karena nggak ada tanda-tanda kehamilan yang aku rasain. Biasa aja nih badan, payudara memang sakit, tapi dalam taraf normal seperti saat menjelang haidh. Suamiku, langsung cengar-cengir keGeeRan, dan, TA DAA !!! menghidupkan komputer !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(aku sih berharapnya histeris dan mengucapkan beraneka kata puitis tanda cinta...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjadi lebih rajin online di Facebook. Sama sekali tidak nyambung dengan kehamilan. Kadang juga ditemukan linglung dan bengong. Alhamdulillah, cuma berlangsung selama 2 hari tanda-tanda mendekati kegilaan sementaranya, setelah itu berubah menjadi senyam senyum sendiri, semakin rajin online, dan Aha, lebih ingin tau tentang buku kehamilan, dan NAMA NAMA BAYI. Ya saudara-saudara, suami saya sedang asyik mencari nama bayi, dari bahasa Rusia. Alasannya sederhana, semakin nama itu susah diucapkan semakin bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari setelah testpack merubah suasana hatiku, kami dengan was-was pergi ke Bidan, soalnya langit gelap banget, ditungguin nggak hujan-hujan. Singkat cerita, Bu Bidan, menimbang berat badan, mengukur tekanan darah, meraba-raba perut, dan menanyai kapan terakhir haidh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan darahku termasuk rendah, berat badan termasuk waspada gizi buruk (IMT dibawah 18 , dari 157cm tinggiku, BB 42kg). Itu aja aku kaget berat badanku jadi 42, biasanya 40. Trus dikasih pil warna pink bulet yang katanya vitamin B, sama Etabion buat penambah darah katanya. Dan menurut hasil Rabaan Bu Bidan, sudah ada peregangan rahim. Oke, untuk hasil rabaan ini aku agak kurang yakin, soalnya setahuku janin usia kehamilan 8 minggu (itu itungan bu Bidan patokan haid terakhir) pastinya masih kecil sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling membuatku ngeri, Bu Bidan memvonisku untuk melakukan suntik TT sebanyak 5 kali, hampir pingsan aku dengernya. Setahuku cuma 2 kali, peraturannya kapan berubah? suntik 1 kali setahun aja sudah terlalu banyak menurutku. Apalagi obat yang harus dikonsumsi dengan penelanan layaknya ular. Benar-benar menyiksaku.&lt;br /&gt;Pulang darisana, aku berdiskusi dengan suami, nggak puas diperiksa cuma gitu doang, lagian haidhku nggak teratur. Kekeuh minta dianter ke dokter kandungan, biar lebih yakin. Apalagi ini anak pertama, banyak pertanyaan yang terngiang-ngiang. Terutama tentang suntik TT mengerikan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu setelahnya, terlaksana niat periksa kandungan. Pilihan kami jatuh di RSUD Sarjito. Sebelum bertemu langsung dengan dokter, aku diukur BB sama tekanan darah sama perawat 2 orang, yang satu cowok, satuya ibu-ibu usia sekitar 40an lah, udah agak sepuh. Orangnya lucu, ngobrolnya seperti bercanda, padahal itu ngisi buat data pasien, sama ada keluhan apa. Ya, nggak ada keluhan apa-apa, kan baru mau memastikan hamil atau enggak.  O iya, BBku udah naik jadi 44kg, busyet... makan apa aku seminggu bisa naik 2 kg, perasaan biasa aja deh, cuma nambah susu ultra 1 box / hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ketemu dokter cewek. Muslim lagi. Ditanya-tanya. Trus akhirnya pemeriksaan langsung pada vagina. Hyah, sempet horor dan kikuk juga, kok pakai buka dapur segala. Ternyata untuk memastikan kehamilan, karena testpack urine nggak aku bawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diuplek-upleklah deh organ rahasia itu. Disorot pakai lampu gede. Katanya aku kena keputihan. Karena keputihannya tidak berbau dan tidak gatal, maka tidak berbahaya pula. Dokter menyarankan banyak minum air putih dan makan sayur, sama pakai sabun sirih. Dan sekalian udah dibuka, dokternya ngebersihin sekalian deh, dia sendiri yang menawarkan. Kalau tanya rasanya gimana? eh, bisa dibilang kurang nyaman, apalagi pas ngebersihinnya itu. hiii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu balik ke ruang dokter, eh, langsung ditanya sama dokter lain, tapi cowok.&lt;br /&gt;"Sudah pengen pipis belum?". Aku yang bingung, langsung melempar tatapan penuh tanya pada suamiku yang nunggu proses pemeriksaan tadi di ruang dokter. Eh dia malah, nyengir ketawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk meyakinkan dokter, aku diminta USG, dan biar lebih jelas, harus dalam keadaan kantong kencing terisi. Karena sama sekali belum berminat pipis, akhirnya disuruh nunggu diluar sambil minum banyak-banyak sampai kerasa pengen pipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghabiskan 1 botol jus buah naga (rasanya kayak bengkoang ya?), sama 3 botol kecil aqua, akhirnya ada sedikit hasrat pipis. Karena suamiku usil banget pengen cepet selesai, akhirnya balik lagi ke ruang dokter, walaupun belum pengen pipis amat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun diUSG (lewat perut ya), dokter awalnya menjelaskan, karena usia kehamilan masih awal, jadi wajar kalau misalnya tidak kelihatan, tapi kalau benar sudah 9 minggu, janinnya pastinya sudah kelihatan walau kecil. Di unyer-unyerlah perutku. Cepet, langsung deh kelihatan ada sesuatu yg bulet di rahim. eh tiba tiba dokternya nanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada riwayat keluarga kembar nggak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barengan kayak regu koor, aku dan suami bilang "enggak dok".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku langsung merhatiin layar monitor lebih seksama sambil mendengarkan penjelasan dokter. menurut dokter kok seperti ada 2 kantong, tapi masih kecil banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya selesai balik lagi ke ruang dokter. Katanya kemungkinan bisa jadi aku lagi hamil bayi kembar. melihat dari ukurannya kemungkinan usianya juga baru 1 bulan, karena baru terlihat kantong janinnya. Aku cerita tentang obat dari Bidan, eh dokternya malah tanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mual nggak buk? itu obatnya kalau diminum bisa mual hebat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang merasa baik-baik saja, cuma geleng-geleng kepala sambil nyengir. (Mungkin karena hypnobhirting dan EFT aku nggak pakai morningsikness).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter memberi resep lain, dan obat dari bidan harus dihentikan. Alhamdulillah, dokter juga bilang aku nggak perlu suntik TT sebanyak itu, cukup 2 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah lagi, obat dari dokter itu ternyata obat kunyah, rasanya manis dan baunya seperti susu. Kayaknya dokternya tau aja, aku nggak suka minum obat telen bulet-bulet, apalagi pahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun bulan depan harus balik lagi, buat memantau janinnya. Lega dan puas dengan pemeriksaan tadi. Semoga kehamilanku lancar dan semakin membahagiakan. Mau satu atau kembar, yang penting sehat dulu dan pertumbuhannya optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi inget Fred George nya Harry Potter, kayaknya seru juga punya anak kembar...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5945138597091432875-2875228231975151918?l=anita-intan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anita-intan.blogspot.com/feeds/2875228231975151918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anita-intan.blogspot.com/2012/01/akhirnya-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5945138597091432875/posts/default/2875228231975151918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5945138597091432875/posts/default/2875228231975151918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anita-intan.blogspot.com/2012/01/akhirnya-positif.html' title='Akhirnya Positif, TWIN BABY ???'/><author><name>Anita Intan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17347170673474338070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-PkXzFi4PH8c/TsX4OyjSxMI/AAAAAAAAAGc/zinhcmsQP3I/s220/Abi%2BAisy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5945138597091432875.post-1332604849018102919</id><published>2011-11-17T21:54:00.000-08:00</published><updated>2011-11-17T22:08:43.718-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cantik dan Sehat'/><title type='text'>Bau Mulut</title><content type='html'>Bagaimana jadinya kalau lagi ngobrol sama orang, eh ketahuan mulut kita bau.&lt;br /&gt;Uhg, pasti malu berat kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ayo kita ngintip, ada apa sih dengan bau mulut ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafas bau / bau mulut / halitosis punya banyak penyebab.&lt;br /&gt;Bisa jadi karena makanan yg terjebak di kantung amandel, dari lambung, dan sebagian besar berasal dari lidah.&lt;br /&gt;Bau busuk dari bakteri yang berkembangbiak disana, cukup ampuh untuk membuat seisi ruangan pingsan.&lt;br /&gt;Ada juga penyebab lain, yaitu efek samping obat. (misalnya Benadryl).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Ampuh untuk menghilangkan bau mulut yaitu menggunakan pengerik lidah, untuk menghilangkan bakteri dan bau busuk di lidah. Karena pengerik lidah ini mampu menurunkan 75% unsur penyebab bau mulut, setelah menyikat gigi yg hanya sanggup membersihkan 45%nya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bau mulut benar-benar bandel, anda bisa menghubungi dokter gigi untuk memeriksa lebih detail dan membantu  anda mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan, bawahan, dan seluruh teman yang berada 1 ruangan dengan anda, akan sangat berterima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5945138597091432875-1332604849018102919?l=anita-intan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anita-intan.blogspot.com/feeds/1332604849018102919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anita-intan.blogspot.com/2011/11/bau-mulut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5945138597091432875/posts/default/1332604849018102919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5945138597091432875/posts/default/1332604849018102919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anita-intan.blogspot.com/2011/11/bau-mulut.html' title='Bau Mulut'/><author><name>Anita Intan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17347170673474338070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-PkXzFi4PH8c/TsX4OyjSxMI/AAAAAAAAAGc/zinhcmsQP3I/s220/Abi%2BAisy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5945138597091432875.post-4982394524453937452</id><published>2011-07-22T21:05:00.000-07:00</published><updated>2011-07-22T21:12:39.147-07:00</updated><title type='text'>Mencuci oh mencuci</title><content type='html'>Mencuci... ? Aaaaarrggghhhhh...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menikah 1 tahun yang lalu, saat dimana saya masih kecil dan ogah-ogahan melakoni pekerjaan rumah. Bukan berarti tidakbisa, saya bisa melakukan semuanya mendekati sempurna. hyaaa... setidaknya cukup lah ya untuk lulus tes sebagai ibu rumah tangga. Dari sekian tetek bengek kerumah tanggaan, ada 1 pekerjaan yang tidak akan saya lakukan kecuali terdesak dan sama-sekali tidak ada pekerjaan lain atau, mempunyai terlalu banyak waktu luang sehingga untuk bermalas-malasan rasanya over dosis. nah lho? yaitu M.E.N.C.U.C.I, yap saudara-saudara, tak peduli peralatan makan, memasak, dan baju serta badan, kecuali bab badan, masih bisa diakali dengan mandi air hangat pasti langsung semangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal menikah, saya berusaha mati-matian untuk mencintai pekerjaan itu. Walau ya, lebih sering menangis sambil mencuci dengan pintu kamar mandi tertutup. hyaaa... sebegitu bencinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan tanpa sebab, saya bukan tipe cewek rumahan yang setia  dengan pekerjaan rumah, tapi gampang mendidih jika ada yang tidak beres dengan rumah. pusing deh. dulu cita-cita saya, kalau saya menikah, saya ingin sekali menikah dengan laki-laki yang dalam taraf finansial bukan masalah lagi. oke bisa dibilang kaya, uhmmm tidak-tidak, setidaknya lebih dari berkecukupan. hehehe... setidaknya selalu ada uang lebih untuk membeli rumah, mobil, dan peralatan yang memudahkan pekerjaan rumah saya, ditambah komputer dan line internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;uhhmmm lebih spesifiknya, rumah cukup untuk anak-anak dgn kamar sendiri-sendiri, ada kebun di belakang rumah,ada halaman yang bisa untuk bermain bola dan menanam bunga-bunga kesukaan saya. Perabotan sederhana saja, tak perlu muluk, peralatan wajar saja. kendaraan, mobil 1 yang muat dan nyaman untuk sekeluarga dan 2 atau 3 motor ditambah beberapa sepeda. nah, gampang kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sayangnya, beberapa bulan sebelum menikah kepala saya diisi dengan berbagai impian-impian yang menyiksa saya sampai sekarang, ya, syukurlah sudah sedikit-sedikit berkurang seiring berjalannya waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hyaaa... saya maklum, suami mempunyai ibu seorang ibu rumah tangga, jadi ya wajar jika dia berharap banyak saya dapat peran yang sama dengan ibunya. dan saya juga harus bersabar, karena terbiasa hidup sederhana dengan ayah saya sebagai PNS yang uang selalu mengalir dan pasti ada walau hidup kami tak mewah, dan sekarang saya harus menyesuaikan dengan suami yang seorang pengusaha, ada ya alhamdulillah nggak ada ya kembali lagi, sabar !!! ya, saya harus siap lahir batin dengan jantung yang jedag-jedug mengahadapi sesuatu antara ada dan tidaknya. Ahhhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terkadang saya ingin lari dari kehidupan saya sekarang, jika hampir tidak kuat mengerjakan ppekerjaan-pekerjaan rumah yang tidak saya senangi. tapi apa bisa dikata, suami saya menginginkannya. setidaknya dia bisa bersabar jika saya sedang pada titik didih tertinggi dalam tekanan dan berakibat saya tidak mau melakukan apa-apa, hanya di depan komputer. mengetik dan mengetik. berharap menemukan obat pelipur lara dan pengendur syaraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suami saya orang yang pengertian, dia berusaha meringankan beban saya dengan membantu mengerjakan pekerjaan rumah saya, yaaa... walau sebenarnya selalu menimbulkan duka lara. misalnya suami menyapu, eh di bawah meja atau dibeberpa tempat masih ada  kotoran yang berpesta dengan jumawa, atau mencuci piring, ya beberapa perabotan masih terasa lengket dan kurang nyaman dieganggam, bau amis yang belum sepenuhnya tewas atau masih ada beberapa perbaotan yang belepotan terlupakan. yang paling menggelikan adalah mencuci baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengagendakan mencuci baju tidak setiap hari, karena ya semua orang tau,mencuci baju membutuhkan banyak tenaga. suami saya sih niatnya baik, mengumpulkan baju-baju dan merendamnya, tapi ya dasarnya suami sama-sama tidak menyukai kegiatan cuci mencuci baju. suami saya hanya sebatas itu melakukannya. dan karena hari itu saya memang tidak mengagendakan pencucian, jadilah rendaman berumur lebih dari 1 hari dan menimbulkan aroma yang luar biasa, dan akhirnya, saya harus bekerja super eksra keras, bukan hanya menghilangkan noda, tapi bertambah menghilangkan bau., suami saya, taunya baju bersih sudah tidak bau lagi.!! dan merendam lebih dari 1 hari 1 malam itu tidak apa-apa. nah puyeng kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaaaa... saya juga pernah melancarkan aksi protes, membiarkan cucian rendaman suami. akhirnya suami saya juga bertekad mencucinya, dan waktu itu sadarlah suami saya, menambahkan agenda belanja mesin cuci. tau dia mencuci bagaimana rasanya... (mungkin karena selama tinggal bersama orang tua. suami saya terbiasa dicucikan ibunya dan mencucidengan mesin cuci, maka dia tidak tau penderitaan mencuci dengan tangan). saya sedikit senang sekali, setidaknya kegiatanb mencuci sedikit menyenangkan dari sebelumnya. dan oooohhhh... agenda pemebelian itu tertunda dan  terganti. mungkin suami lupa kali ya... sudahlah, tidak ada gunanya saya mengadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kali ini saya harus mencuci lagi, biarlah, tangan saya yang alergi sabun ini mengelupas setelahnya, toh berkali-kali saha curhat suami tidak menghiraukan.  berdoa saja semoga suami lekas duiberi rezeki yang banyak, sehingga saya bisa segera melakukan aktifitas yang saya impikan dari dulu, ibu rumah tangga juga enggak, wanita karir juga enggak. pokoknya tebes deh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surprise… akhirnya saya punya mesin cuci… !!!&lt;br /&gt;Terima kasih suamiku yg ganteng…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5945138597091432875-4982394524453937452?l=anita-intan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anita-intan.blogspot.com/feeds/4982394524453937452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anita-intan.blogspot.com/2011/07/mencuci-oh-mencuci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5945138597091432875/posts/default/4982394524453937452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5945138597091432875/posts/default/4982394524453937452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anita-intan.blogspot.com/2011/07/mencuci-oh-mencuci.html' title='Mencuci oh mencuci'/><author><name>Anita Intan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17347170673474338070</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-PkXzFi4PH8c/TsX4OyjSxMI/AAAAAAAAAGc/zinhcmsQP3I/s220/Abi%2BAisy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
